kutbah idul adha 2012

Pelajar yang cerdas

Oleh : Muslimin Salik Malaya

اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (×3)اللهُ اَكبَرْ (×3

إنَّ الحَمْدَ لِله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا ، مَنْ يَهْدِهِ الله ُفَلا مُضِلَّ لَهُ ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلا هَادِيَ لَهُ ، وَأشْهَدُ أنْ لا إلهَ إلا الله ُوَحْدَهُ لا شَريْكَ لَهُ وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، وَأمِيْنُهُ عَلىَ وَحْيِهِ ، وَخِيْرَتُهُ مِنْ خَلْقِهِ ، وَسَفِيْرُهُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ عِبَادِهِ ، المْبَعْوُثُ بِالدِّيْنِ الْقَوِيْمِ ، وَالْمَنْهَجِ الْمُسْتَقِيْمِ ، أَرْسَلَهُ اللهُ رَحْمَةً لِلْعَالمَيِنْ ، وَإِمَاماً لِلْمُتَّقِيْنَ ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ }

Ma’ashiral muslimin rahimakumullah,

Alhamdulillâhi Rabbi al-âlamîn, segala puji marilah kita panjatkan kehadhirat Allah Swt, Tuhan yang seberapa banyak kita meminta Alloh pasti memberi, Tuhan yang seberapa banyak kita bersalah Alloh pasti mengampuni. Alloh adalah Tuhan seru sekalian alam. Yang dengan rahmatNya nyawa kita diperjalankan dan dengan ampunanNya kita berharap nyawa kita kembali kepadaNya. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada nabi pembawa risalah akidah, yang mengajarkan pada kita agar selalu berdakwah demi terwujudnya khoirol umah, beliau adalah Muhammad bin Abdullah SAW.

Allohu akbar allohu akbar walillah ilk am

Pada kesempatan yang indah ini khotib mengajak pada pribadi khotib khususnya dan umumnya pada hadirin semua, marilah kita tingkat taqwa kita pada Alloh SWT. Karena taqwa merupakan benteng akidah kita dari kesesatan, taqwa ibarat payung disaat musim hujan, taqwa juga laksana air penghilang dahaga disaat kita kehausan dan dia merupakan penggeyang kita disaat kelaparan .

Hadirin yag di rahmati Alloh. Perintah kurban sebenarnya sudah ada sejak zaman nabi adam yakni ketika dua putera yang bernama qobil dan habil diperintahkan untuk berkurban. Kalau kita hitung menurut wikipedia bahwa nabi adam dipercaya hidup pada tahun 3760 SM maka sampai sekarang tahun 2012 perintah itu sudah berjalan 5700 Thn. Hanya Alloh SWT Mengulang perintah itu pada Era Nabi Ibrohim dan Ismail sehingga keduanya menjadi aktor utama setiap kali kita berbicara masalah kurban. Lalu pelajaran apa saja yang bisa kita petik dari kisah keduanya.

  1. Bahwa Nabi Ibrohim adalah nabi yang sangat luar biasa pengorbanannya pada Alloh, ini kita bisa lihat ketika beliau berjalan sejauh Kurang lebih 2000 Km dari palestina menuju makkah ( kira2 sejauh jarak makasar-jakarta) untuk membangun ka’bah. Sebagai simbol akidah. Dan atas jasa beliau lah sampai sekarang kabah selalu dipakai untuk ibadah. Termasuk tahun ini tidak kurang dari 5 juta umat islam seluruh dunia bertowaf dihadapannya. Adalah pelajaran bagi kita untuk mengorbankan waktu pikiran dan tenaga kita kepada Alloh agar kita dekat dengannya. Apalagi sebagai pendidik kita harus berusaha memberikan hal yang terbaik bagi dunia pendidik dengan berpijak pada slogan “tiada guru negeri, tiada guru swasta yang ada hanyalah guru bangsa”.
  2. Nabi Ibrohim bisa melewati ujian dari Alloh yang sulit bagi manusia pada umumnya. Untuk memperoleh kelahiran anak tercinta ismail nabi ibrohim harus menunggu lebih dari 50 Tahun. Tetapi ketika buah hati belahan jiwa telah hadir di tengah2 keluarga Alloh memerintahkan pada Nabi Ibrohim agar ismail dikurbankan. Sungguh merupakan perintah yang teramat berat untuk dilaksanakan . sebagaimana tertulis dalam al Quran : .

“Maka tatkala anak itu telah sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: hai anakku, sesungguhnya Aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu” (TQS ash-Shaffat [37]: 102)

Tetapi karena beliau adalah kekasih Alloh yang meliki dedikasi dan loyalitas kepada Tuhannya maka dilaksanakan perintah tersebut dengan ketulusan hati. Pelajaran bagi kita adalah bahwa Demi taqwa kita pada Alloh kita harus rela dan merelakan hal yang paling kita sukai dan sayangi untuk di berikan pada Alloh sebagai bentuk pengabdian dan ibadah kita.kepadanya agar Alloh segera mengganti dengan hal yang lebih baik.

  1. Ketika ismail diminta menjawab atas permintaan ayahandanya maka ia menjawab dengan jawaban cerdas nan solih .
  1. قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ مِنَ الصَّابِرِينَWahai ayahanda, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu, Insya’a llah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar” (TQS ash-Shaffat [37]: 102)

Melihat jawaban tersebut tentu timbul decak kagum dihati kita, bagaimana tidak Ismail remaja mengiklaskan hidup dan masa depannya pada tuhan yang menciptakannya demi berbakti pada ayahandanya. Inilah yang kita impikan , bahwa di smpn 27 ini akan hidup dan tumbuh ismail-ismail abad 21 dimana ia akan selalu taat pada Tuhannya, berbakti pada orang tuanya dan mengikuti nasehat2 positif gurunya Sebagai pendidik tentu kita berharap bahwa generasi penerus kita adalah generasi yang cerdas nan soleh. Generasi yang lebih mementing kan prestasi ketimbang tawuran antar pelajar atau hura2 sejenisnya. Generasi yang punya visi cerdas bahwa masa yang lalu tak kan kembali. Alangkah rugi jika masa remaja ini kita lalui tanpa tujuan yang pasti. Ingatlah bahwa kalian sedang dalam era golden age (masa keemasan) yang tentu lebih bijak jika kita isi dengan torehan prestasi emas ketimbang noda-noda hitam yang akan menjadi catatan kelam bagi kehidupan kita.

Hadirin yang berbahagia.

Bukankah banyak contoh dan teladan yang bisa kita ambil dari generasi-generasi junior di masa lalu dimana mereka mampu menjadi remaja yang sukses dan berprestasi di usia muda baik secara karakter maupun edukasi.

1). Kita tentu ingat Ali bin abi tholib demi cintanya pada Nabi dia rela tidur di ranjang maut nabi padahal dia tahu kalau nyawa menjadi taruhannya karena rumah tersebut sudah di kepung kafir qurais. Sungguh sebuah keberanian yang luar biasa dari seorang pemuda bernama ali.

2). kita tentu juga masih ingat dimana imam syafii mampu menghafal al quran di usia 8 Tahun dan di usia 12 dia sudah menjadi rujukan ilmu fiqih bagi orang-orang disekelilingnya.

3).Tak boleh juga dilupakan Basher otman yang menjadi walikota di allar palestina di usia 16 Tahun, karena kemampuannya tersebut dia memperoleh penghargaan dari berbagai lembaga dunia. Sungguh hal yang indah jika alumni dari sekolah kita ini ada yang punya prestasi seperti itu.

4).ada juga Malala Yousafzai dari paskitan. Di usia 14 di sudah berani menyuarakan kebebasan di negerinya sehingga dia dikenal sebagai pahlawan kebebasan dari Pakistan.

5). Kita tentu juga ingat Rachel chorri yang berani menghadang tank-tank Israel yang akan menghancurkan palestina yang pada akhirnya dia meninggal terlindas tank israil sehingga dijuluki pahlawan Ham atas keberanianya tersebut. Dan seterusnya. Bukankan hal –hal yang mereka lakukan itu lebih terhormat ketimbang ketika kita mati konyol dalam tawuran antar pelajar. Bukankah menjadi siswa berprestasi adalah harapan dan dambaan setiap kita. Tawuran hanya akan membawa pada pupusnya harapan, hancurnya sebuah impian, dan terkuburnya berbagai cita-cita masa depan. sungguh ironi kalau potret yang terjadi dijakarta itu terbang terbawa angin dan sampai ke semarang.. Bukankah menganiaya orang itu sebuah kedzaliman. Apalagi sampai meninggal. Itu adalah sebuah dosa besar. Bukankah nabi pernah bersabda :

Ketika ada dua orang mukmin ingin saling membunuh , maka yang membunuh dan yang terbunuh akan sama-sama masuk neraka.

Ma’ashiral muslimin hafizhakumullah,

Perlu kita sadari bersama bahwa sebagai manusia kita dikaruniai berbagai potensi yang bisa membawa kita ke posisi terhormat. Bahkan pengetahuan kita bisa mengalahkan malikat. Inilah yang Alloh tulis dalam surat al bakoroh ayat …..

Dari potensi yang ada seharusnya bisa kita maksimalkan, mari kita buktikan bahwa dalam dunia pedidikan tidak ada istilah siswa mapun mahasiswa kw 2 dan seterusnya. Semua sama tinggal bagaimana kita memanfaatkan potensi yang ada. Pendidikan adalah hal yang bersifat global. Bukan lagi tersekat oleh materi-materi yang naïf. Dalam konteks agama sejak 15 abad yang lalu nabi sudah berpesan

carilah ilmu sampai ke negeri cina. Dari sini tentu kita bisa pahami bahwa islam sangat mengajurkan pada umatnya agar punya standar pengetahuan berskala global. Maka kalau sekarang ada sekolah berstandar internasional sesungguhnya islam jauh –jauh sudah mencanangkan hal tersebut. Kita semua tentu rindu mendengar bahwa alumni 27 bisa diterima di laiden belanda. Kita juga senang jika alumni 27 bisa masuk micc gill pun melbaurne Australia. Dan kita juga bahagia ketika mendengar bahwa alumni 27 bisa kuliah di al zhar mesir. Untuk itu dengan semangat idul adha marilah kita kembali ke tuntunan moralitas dan agama, kita perdalam al Quran dan ilmu pengetahuan agar pengetahuan yang sudah masuk ke memori otak kita betul-betul mampu berkolaborasi dengan perkembangan zaman. Dan semoga Alloh SWT menjadikan kita sebagai pelajar berwawasan global dan insan yang profetik yakni professional dan berkode etik. Kita buktikan bahwa kita adalah pelajar yang mampu berprestasi baik ditingkat local, regional pun internasional. Jayalah terus pendidikan. Dan jadilah pelajar berwawasan global Demikian dan sekian paparan kutbah dari saya terima kasih atas segala curahan perhatian dan mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan.

أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطنِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ. إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ .بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ. فَاسْتَغْفِرُوْا اِنَّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

للهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (4×) اللهُ اَكْبَرْ كبيرا وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَ اللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَللهِ اْلحَمْدُ

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

. اَمَّا بَعْدُ. فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى
وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s