Khutbah idul adha 2015 : Abe Haidar

اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (×3)اللهُ اَكبَرْ (×3
إنَّ الحَمْدَ لِله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا ، مَنْ يَهْدِهِ الله ُفَلا مُضِلَّ لَهُ ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلا هَادِيَ لَهُ ، وَأشْهَدُ أنْ لا إلهَ إلا الله ُوَحْدَهُ لا شَريْكَ لَهُ وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، وَأمِيْنُهُ عَلىَ وَحْيِهِ ، وَخِيْرَتُهُ مِنْ خَلْقِهِ ، وَسَفِيْرُهُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ عِبَادِهِ ، المْبَعْوُثُ بِالدِّيْنِ الْقَوِيْمِ ، وَالْمَنْهَجِ الْمُسْتَقِيْمِ ، أَرْسَلَهُ اللهُ رَحْمَةً لِلْعَالمَيِنْ ، وَإِمَاماً لِلْمُتَّقِيْنَ ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ }
Maasirol id rohimakumulloh
Marilah kita meningkatkan ketaqwaan kepada Alloh SWT.Taqwa yang oleh sebagian ulama diartikan secara harfiah dengan tak yang bearti tawadhu, Qof qonaah atau menerima segala ketentuan Alloh, waw yang artinya wirai dan yak yang artinya yakin akan segala hal tentang Alloh. Sementara menurut imam zaruq dalam kitab qowaid tasawuf taqwa adalah al istikomah fi ibadah sehingga inaakromakum indallohi atqokum bisa diartikan sesungguhnya orang yang paling mulia disisi Alloh adalah orang yang paling istikomah atau kontinyu ibadahnya.


Dan karena ibadah kepada Allohlah kita hadir disini…..Alloh Adalah dzat universal.Robbil alamin.Selalu memberi nikmat tanpa berharap ucapan terima kasih dari maqluqnya.Ibarat matahari setiap pagi ia memberi sinar untuk kita sepanjang hidup kita. Dan adalah fakta bahwa kita tidak pernah mengucapkan terima kasih kepadanya. Begitupun Alloh. Ribuan bahkan jutaan nikmat sudah ia berikan untuk kita. Dan Ia tidak pernah mengharap ucapan terima kasih dari kita. andai kita berterima kasih dan bersyukur kepadaNya itu karena kesadaran kita sebagai makhluq.
Allohu akbar allohu akbar walilah hilkam
Hari ini 24 september 2015 atau 10 dzul hijjah 1436 kita kembali membuka lembaran sejarah, dimana alur cerita dan tokohnya sudah ditulis oleh sang pencipta langit bahwa dulu hamba dan kekasih Alloh diuji imannya lewat sebuah rukyah sodikoh atau mimpi yang benar bahwa ia harus mengorbankan putranya sebagai wujud loyalitasnya pada Alloh SWT. Peristiwa itu dinyatakan dalam Al-Qur’an Surah As-Shoffat : 102 :

102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku Termasuk orang-orang yang sabar”.
Hadirin yang di rahmati Alloh.
Perintah kurban sebenarnya sudah ada sejak zaman nabi adam yakni ketika dua putera yang bernama qobil dan habil diperintahkan untuk berkurban. menurut wikipedia Kalau kita hitung bahwa nabi adam dipercaya hidup pada tahun 3760 SM maka sampai sekarang tahun 2015 perintah itu sudah berjalan 5775 Thn. Hanya Alloh SWT Mengulang perintah itu pada Era Nabi Ibrohim dan Ismail sehingga keduanya menjadi aktor utama setiap kali kita berbicara masalah kurban. Lalu pelajaran apa saja yang bisa kita petik dari kisah keduanya.
1. Bahwa Nabi Ibrohim adalah nabi yang sangat luar biasa pengorbanannya pada Alloh, ini kita bisa lihat ketika beliau berjalan sejauh Kurang lebih 2000 Km dari palestina menuju makkah ( kira2 sejauh jarak makasar-jakarta) untuk membangun ka’bah. Sebagai simbol akidah. Dan atas jasa beliau lah sampai sekarang kabah selalu dipakai untuk ibadah. Termasuk tahun ini tidak kurang dari 5 juta umat islam seluruh dunia bertowaf dihadapannya.meskipun terjadi sedikit insiden jatuhnya crane akan tetapi hal tersebut tidak mengurangi antusias calon jamaah haji. Pengorbanan nabi ibrohim ini tentu menjadi pelajaran bagi kita untuk mengorbankan waktu pikiran dan tenaga kita kepada Alloh agar kita dekat dengannya. Apalagi sebagai pendidik kita harus berusaha memberikan hal yang terbaik bagi dunia pendidik dengan berpijak pada slogan “tiada guru negeri, tiada guru swasta yang ada hanyalah guru bangsa”.
2. Nabi Ibrohim bisa melewati ujian dari Alloh yang sulit bagi manusia pada umumnya. Untuk memperoleh kelahiran anak tercinta ismail nabi ibrohim harus menunggu lebih dari 50 Tahun. Tetapi ketika buah hati belahan jiwa telah hadir di tengah2 keluarga Alloh memerintahkan pada Nabi Ibrohim agar ismail dikurbankan. Sungguh merupakan perintah yang teramat berat untuk dilaksanakan .
tetapi karena beliau adalah kekasih Alloh yang meliki dedikasi dan loyalitas kepada Tuhannya maka dilaksanakan perintah tersebut dengan ketulusan hati. Pelajaran bagi kita adalah bahwa Demi taqwa kita pada Alloh kita harus rela dan merelakan hal yang paling kita sukai dan sayangi untuk di berikan pada Alloh sebagai bentuk pengabdian dan ibadah kita.kepadanya agar Alloh segera mengganti dengan hal yang lebih baik.
3. Ketika ismail diminta menjawab atas permintaan ayahandanya maka ia menjawab dengan jawaban cerdas nan solih .yakni wahai bapak laksanakanlah perintah Tuhan. Insyaalloh engkau akan mendapati ku termasuk orang yang sabar.

Melihat jawaban tersebut tentu timbul decak kagum dihati kita, bagaimana tidak Ismail remaja mengiklaskan hidup dan masa depannya pada tuhan yang menciptakannya demi berbakti pada ayahandanya. Inilah yang kita impikan, bahwa di sekolah teuku umar ini akan hidup dan tumbuh ismail-ismail abad 21 dimana ia akan selalu taat pada Tuhannya, berbakti pada orang tuanya dan mengikuti nasehat2 positif gurunya Sebagai pendidik tentu kita berharap bahwa generasi penerus kita adalah generasi yang cerdas nan soleh. Generasi yang lebih mementing kan prestasi ketimbang tawuran antar pelajar atau hura2 dan sejenisnya. Generasi yang punya visi cerdas bahwa masa yang lalu tak kan kembali. Alangkah rugi jika masa remaja ini kita lalui tanpa tujuan yang pasti. Ingatlah bahwa kalian sedang dalam era golden age (masa keemasan) yang tentu lebih bijak jika kita isi dengan torehan prestasi emas ketimbang noda-noda hitam yang akan menjadi catatan kelam bagi kehidupan kita.

Hadirin yang berbahagia.
Bukankah banyak contoh dan teladan yang bisa kita ambil dari generasi-generasi junior di masa lalu dimana mereka mampu menjadi remaja yang sukses dan berprestasi di usia muda baik secara karakter maupun edukasi.
1). Kita tentu ingat Ali bin abi tholib demi cintanya pada Nabi dia rela tidur di ranjang maut nabi padahal dia tahu kalau nyawa menjadi taruhannya karena rumah tersebut sudah di kepung kafir qurais. Sungguh sebuah keberanian yang luar biasa dari seorang pemuda bernama ali.
2). kita tentu juga masih ingat dimana imam syafii mampu menghafal al quran di usia 8 Tahun dan di usia 12 dia sudah menjadi rujukan ilmu fiqih bagi orang-orang disekelilingnya.
3).Tak boleh juga dilupakan Basher otman yang menjadi walikota di allar palestina di usia 16 Tahun, karena kemampuannya tersebut dia memperoleh penghargaan dari berbagai lembaga dunia. Sungguh hal yang indah jika alumni dari sekolah kita ini ada yang punya prestasi seperti itu.
4).ada juga Malala Yousafzai dari paskitan. Di usia 14 di sudah berani menyuarakan kebebasan di negerinya sehingga dia dikenal sebagai pahlawan kebebasan dari Pakistan.
5). Kita tentu juga ingat Rachel chorri yang berani menghadang tank-tank Israel yang akan menghancurkan palestina yang pada akhirnya dia meninggal terlindas tank israil sehingga dijuluki pahlawan Ham atas keberanianya tersebut. Dan seterusnya.Bukankan hal –hal yang mereka lakukan itu lebih terhormat ketimbang ketika kita mati konyol dalam tawuran antar pelajar.Bukankah menjadi siswa berprestasi adalah harapan dan dambaan setiap kita. Tawuran hanya akan membawa pada pupusnya harapan, hancurnya sebuah impian, dan terkuburnya berbagai cita-cita masa depan.
Dan akhirnya kita memohon kepada Alloh SWT semoga dengan kembali membuka kisah sejarah ismail dan Ibrahim menjadi inspirasi prestasi bagi kita semua.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ . وقل رب اغفر وارحم و انت خير الراحمِين
ُ
اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (4×) اللهُ اَكْبَرْ كبيرا وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَ اللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَللهِ اْلحَمْدُ
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا
. اَمَّا بَعْدُ. فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى
وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ
اَللهُمَّاغْفِرْلِلْمُؤْمِنِيْنَوَاْلمُؤْمِنَاتِوَاْلمُسْلِمِيْنَوَاْلمُسْلِمَاتِاَلاَحْيآءُمِنْهُمْوَاْلاَمْوَاتِاللهُمَّاَعِزَّاْلاِسْلاَمَوَاْلمُسْلِمِيْنَوَأَذِلَّالشِّرْكَوَاْلمُشْرِكِيْنَوَانْصُرْعِبَادَكَاْلمُوَحِّدِيَّةَوَانْصُرْمَنْنَصَرَالدِّيْنَوَاخْذُلْمَنْخَذَلَاْلمُسْلِمِيْنَوَدَمِّرْاَعْدَاءَالدِّيْنِوَاعْلِكَلِمَاتِكَاِلَىيَوْمَالدِّيْنِ. اللهُمَّادْفَعْعَنَّااْلبَلاَءَوَاْلوَبَاءَوَالزَّلاَزِلَوَاْلمِحَنَوَسُوْءَاْلفِتْنَةِوَاْلمِحَنَمَاظَهَرَمِنْهَاوَمَابَطَنَعَنْبَلَدِنَااِنْدُونِيْسِيَّاخآصَّةًوَسَائِرِاْلبُلْدَانِاْلمُسْلِمِيْنَعآمَّةًيَارَبَّاْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَاآتِناَفِىالدُّنْيَاحَسَنَةًوَفِىاْلآخِرَةِحَسَنَةًوَقِنَاعَذَابَالنَّارِ. رَبَّنَاظَلَمْنَااَنْفُسَنَاوَاِنْلَمْتَغْفِرْلَنَاوَتَرْحَمْنَالَنَكُوْنَنَّمِنَاْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ! اِنَّاللهَيَأْمُرُنَابِاْلعَدْلِوَاْلاِحْسَانِوَإِيْتآءِذِىاْلقُرْبىَوَيَنْهَىعَنِاْلفَحْشآءِوَاْلمُنْكَرِوَاْلبَغْييَعِظُكُمْلَعَلَّكُمْتَذَكَّرُوْنَوَاذْكُرُوااللهَاْلعَظِيْمَيَذْكُرْكُمْوَاشْكُرُوْهُعَلىَنِعَمِهِيَزِدْكُمْوَلَذِكْرُاللهِاَكْبَر

والل

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s